Archive for January 2010
-
-
By Pemimpi Absurd
-
-
By Pemimpi Absurd
*Terinspirasi dari PSS 28/01/10*
Kami bukan warga dunia ini. Kami hanya pendatang yang dipilih untuk menjadi teladan, dan kemudian disebar ke seluruh dunia. Disini, kami tidak berjuang mencari identitas. Kami telah mendapatkannya, jauh sebelum kami tahu siapa kami sebenarnya. Garam dan Terang Dunia. Garam ; tidak terlihat, namun dapat mempengaruhi rasa secara keseluruhan. Itulah kami. Identitas kami. Kewajiban kami. Tanggung jawab kami.
******
"Perkenalkan, namanya Identitas. Musuhnya adalah Jika."
Militan sejak muda. Kenapa enggak?
-
-
By Pemimpi Absurd
-
-
By Pemimpi Absurd
Popular Posts
-
God is too wise to be mistaken. God is too good to be unkind. So, when you don't understand and when you don't see His plan and when...
-
Mungkin Mungkin setelah ini saya akan kembali menulis lagi. Mungkin monitor ini sudah terlalu rindu sama saya karena mungkin saya sudah terl...
-
I miss the old you.. atau memang dari dulu kamu begitu? Berarti aku buta suri selama ini
-
pernah nggak lo jalanin hidup yang terfokus ke kehidupan oranglain? semua yang lo lakuin jadi tergantung yang dia lakuin. dia dia dan dia. ...
-
“Selalu ada akhir dari setiap awal. Selalu ada perpisahan dari setiap pertemuan” saya benci kata ‘pisah’. kenapa kita harus bertemu kalo ak...
-
Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi...
-
Meskipun kamu sulit dimengerti, meskipun kamu terlalu rumit untuk otakku yang terbatas, meskipun kamu telah menyakiti hatiku, meskipun kamu ...
-
Ia tidak memiliki nama. Kami memanggilnya anak yang terhilang. Namun, telah lama ia tersesat di zona nyaman, dan enggan untuk kembali pulang...
-
Degradasi kualitas diri nih. Apa emang manusiawi ya? Cuih. Benci kompromi! Eh? Benci diri sendiri dong ++++++++++++++++++ Om Mark Z, faceboo...
About Me
Labels
- Quote of The Day (4)
cuma sampah belaka.
saya hanya senang bermimpi.
realisasi? absurd!
saya hanya senang bermimpi.
realisasi? absurd!

